Keliling 4 Negara Asean

Kejadian ini sebenernya sudah lama (4-22 Juni 2012) tapi sayang kalau tidak didokumentasikan dalam tulisan. Perjalanan ke 4 negara Asean ini yaitu Malaysia, Thailand, Kamboja dan Vietnam. Mungkin saya tidak akan bahas detail bagaimana peristiwa-peristiwa detail tiap kota yang disinggahi, cuma mau sharing rute perjalanannya saja. Semoga bisa membantu para backpacker sekalian yang akan berkeliling asean.

Rute 1 : CGK – KUL

Tanggal 4 Juni 2012 saya langkahkan kaki ke Bandara Soekarno Hatta (CGK), dengan mengambil penerbangan pagi sekitar jam 8 menggunakan maskapai LionAir saya dibawa ke Kuala Lumpur, Malaysia.

LionAir CGK - KUL

LionAir CGK – KUL

Rute 2 : Kuala Lumpur – Krabi

Dihari yang sama di Kuala Lumpur saya bertemu teman saya Sufi di KLCC dan nantinya melanjutkan perjalanan bersama.

Pertama kali sampai Bandara KLIA saya menggunakan bus ke KL Sentral dan dilanjutkan menggunakan kereta ke KLCC. Kenapa harus ke KLCC? karena saya janjian bertemu Sufi disitu dan sekaligus mengabadikan momen di Petronas Twin Tower.  Setelah puas di KLCC dilanjut perjalanan ke Terminal Puduraya. Dari terminal ini kita bisa naik bus ke Thailand dengan banyak destinasi Kotanya. Kami pilih ke Kota Krabi dengan rencana awal pinginnya mampir ke Phi Phi Island, walaupun nanti ternyata tidak jadi.

Kuala Lumpur - Krabi

Kuala Lumpur – Krabi

Rute 3 : Krabi – Bangkok

Dari Krabi ke Bangkok kami menggunakan bus, waktu itu kami bisa beli langsung tiketnya di hostel kami menginap dan harganya masih masuk akal. Oya, nama hostelnya Gafiyah Guesthouse, tempat penginapan yang bernuansa kekeluargaan. Dari hostel kami dijemput mobil putih menuju pool bus yang akan mengantar kami ke bangkok.

Krabi - Bangkok

Krabi – Bangkok

Rute 4 : Bangkok – Aranyaprathet

Aranyaprathet adalah salah satu kota di Thailand yang berbatasan dengan negara Kamboja dan menjadi pintu imigrasi. Dari Bangkok ke Arantaprathet menggunakan kereta penumpang, kelas ekonominya kalau di-rupiah-kan sekitar 36.000. Berangkat jam 6 pagi dan sampai pukul 11.00-an, dari stasiun menuju border bisa menggunakan tuk-tuk, tapi hati-hati kebanyakan tuk-tuk itu mengantar kita ke kantor imigrasi bayangan, kantor aslinya kami perlu jalan kaki lagi yang tidak terlalu jauh dari situ. Kantor bayangan ini baru beraksi untuk pemohon visa on arrival kalau untuk yang free visa seperti kami, mereka tidak melayani (gak ada untungnya).

Bangkok - Aranyaprathet

Bangkok – Aranyaprathet

Rute 5 : Aranyaprathet – Poipet – Seam Reap

Setelah melewati border Thailand – Kamboja, saatnya ke Seam Reap. Pintu gerbang Kamboja yang bersebelahan dengan Aranyaprathet adalah Kota Poipet. Gak perlu khawatir dari border disediakan bus gratis ke terminal, walaupun sebenernya ini bus salah satu strategi bisnis juga untuk menarik wisatawan menggunakan bus. Dibawalah kami ke terminal dan membeli tiket bus ke Seam Reap. Welcome Combodia…

Aranyaprathet - Poipet - Seam Reap

Aranyaprathet – Poipet – Seam Reap

Rute 6 : Seam Reap – Phnom Penh

Saatnya kita menuju ibukota Kamboja di Phnom Penh. Dengan menggunakan bus yang sudah kami beli di agen-agen bus yang banyak tersebar di jalan-jalan dekat penginapan. Kami tinggal di Garden Village Guesthouse, penginapan murah buat para backpacker.

Seam Ream - Phnom Penh

Seam Ream – Phnom Penh

Rute 7 : Phnom Penh – Ho Chi Minh

Setelah puas beberapa hari mengelilingi Kota Phnom Penh, saatnya kami melanjutkan perjalanan ke Vietnam dengan tujuan Kota Ho Chi Minh. Pergi kesana bisa menggunakan bus yang tiketnya bisa kami beli di penginapan. Kami menginap di Pich Guesthouse, penginapan murah di pusat kota yang ada air panasnya🙂. Oya… bus ini menunggu di border saat semua penumpang mengurus imigrasi dan baru berangkat kalau sudah dipastikan semua penumpangnya masuk, jadi tak perlu khawatir ketinggalan.

Phnom Penh - Ho Chi Minh

Phnom Penh – Ho Chi Minh

Rute 8 : Ho Chi Minh – Mui Ne – Ho Chi Minh

Kota Mui Ne terkenal dengan gurun pasir putihnya yang cukup luas, kami putuskan untuk menginap semalam disana. Disekitar penginapan banyak agen yang menawarkan tiket bus menuju kesana tinggal pilih saja mana yang paling cocok. Kami tinggal di penginapan Ms. Thu, ini penginapan yang paling murah yang kami temukan setelah turun dari bus dari Phnom Penh. Walaupun sebenarnya ini penginapan paling mahal sepanjang perjalanan kami mengelilingi 4 negara ini. Harga untuk dormitory yang 1 ruangannya bisa diisi 6 orang seharga 6USD / orang (wah… paling mahalnya 6USD? berarti selama perjalanan ini, penginapannya dibawah 6USD dong?? jawabannya : Iya! hehe). Bus yang dipakai versi tempat tidur, jadi kami bisa berbaring sepanjang perjalanan.

Ho Chi Minh - Mui Ne - Ho Chi Minh

Ho Chi Minh – Mui Ne – Ho Chi Minh

Rute 9 : HCMC – CGK (Finish)

Sudah terlalu lama meninggalkan tanah air, mari kita pulang ke Indonesia. Dengan menggunakan pesawat AirAsia kami diterbangkan dari Ho Chi Minh City ke Kota Tanggerang :p.

HCMC - CGK

HCMC – CGK

Tamat…

“Menjelajahlah… nisacaya kamu akan menemukan betapa kecilnya dirimu” – Seiful Huda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s