Sehari di Yangon, Myanmar

Alhamdulillah ada proyek ke Myanmar lagi, setelah kemarin pertama kali ke Myanmar gak ada kesempatan buat jalan-jalan, kesempatan kedua ini harus dimanfaatkan untuk melihat-lihat Kota Yangon. Setelah urusan wajib proyek selesai, tanggal 27 Februari 2014 saya dedikasikan hari itu untuk keliling Kota. Dimulai dengan jalan kaki dari penginapan di daerah Seikkanta sekitar pukul 10.30 (GMT+6,5jam), saya berkeliling menuju Yangon Central Station.

1

Perjalanan yang tidak terlaluu jauh, tapi lumayan panas menghasilkan kenangan gambar berikut :

2

Setelah berkeliling saya putuskan untuk balik ke penginapan, sebelumnya belanja roti dan minum dulu buat makan siang. Setelah istirahat sejenak makan siang dan sholat dilanjutkan perjalanan by sikil alias pake kaki ini dengan tujuan kantor pos buat ngirim kartu pos buat oleh-oleh di rumah dan teman-teman. Ternyata pulangnya bisa mampir ke Yangon City Hall, Sule Pagoda dan Maha Bandoola Garden. Mantapp

3

4Cukup murah untuk mengirim kartu pos dari sini harga 2 kartu pos 250MMK (Myanmar Kyat) dan kirim 1 kartu pos ke luar negeri cuma 500 MMK waktu itu nilai 1 MMK = 11,6 IDR. Kebanyakan gedung-gedung tua peninggalan Inggris masih dipertahankan untuk gedung-gedung instansi pemerintahan, jadi gak heran kalo banyak gedung-gedung nuansa eropa kuno di Yangon (secara gak langsung ngerasa di Eropa haha).

Perjalanan terakhir adalah gongnya dari perjalanan sebelumnya, karena saya akan menuju Shwe Dagon landmark-nya Kota Yangon. Start perjalanan jam 17.00 waktu setempat saya mulai perjalanan by sikil lagi dengan jalur Boyoke Market – Maha Wizaya Pagoda – Shwe Dagon – Karaweik Palace dan dilanjutkan pulang by taxi karena udah terlalu capek seharian jalan, bayar taxi dari Karaweik Palace ke penginapan cuma 2000 MMK.

5

Boyoke Market

Boyoke Market

Maha Wizaya Pagoda

Maha Wizaya Pagoda

Shwe Dagon

Shwe Dagon

Karaweik Palace

Karaweik Palace

Karaweik Palace berada di Danau Kandawgyi sehingga kalau malam hari terlihat jelas refleksi air dari Karaweik Palace yang bergemerlapan lampu. Oya, ada tips bagi wisatawan Indonesia yang pingin masuk ke Shwe Dagon secara gratis (masuk tempat ini bayar 5USD untuk wisatawan luar Myammar) karena muka kita mirip-mirip orang lokal nanti kalau mau masuk kesini jangan masuk pintu foreigner masuk aja ke pintu sebelah barat atau timur yang biasa dilewati warga sekitar untuk masuk, dengan tampil PD kita lewat aja dari situ hehe, saya masuk kesini gratiss loo.  Perjalanan menyenangkan dan hemat biaya di Kota Yangon ini berakhir dengan kepulangan saya ke Indonesia dihari berikutnya.

10

2 responses to “Sehari di Yangon, Myanmar

  1. mupeng pul ke myanmar
    enak banget sih jalan-jalan meloloe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s