Dari Melayu Riau ke Ranah Minang

Masih seperti jalan-jalan ke Belitung beberapa minggu lalu, perjalanan ini juga hasil dari berburu tiket promo Citilink PP 110.000. Tiket yang saya beli kali ini yaitu berangkat dari Jakarta-Pekanbaru untuk tanggal 28 Desember 2013 dan pulangnya dari Padang-Jakarta di tanggal 2 Januari 2014, perjalanan lintas provinsi dan budaya, sangat menarik untuk dicoba. Sebagai catatan, saya belum pernah menginjakan kaki di Riau maupun Sumatra Barat, jadi ini pertama kali perjalanan kesana. Dengan berbekal informasi online dan bertanya ke teman-teman yang pernah kesana / berasal dari daerah itu, perjalanan ini dimulai.

28-29 Desember 2013

Pekanbaru : Banyak gedung dengan arsitektur modern

Sampai di Bandara Sutan Sayarif Kasim II Kota Pekanbaru sekitar pukul 17.30, dari bandara cukup berjalan kaki menuju halte bus TMP (trans metro pekanbaru) yah.. gak begitu jauh cuma 1,5km hehe. Bus TMP mengantarkan saya ke Masjid Agung An-Nur dengan berbekal tiket hanya 3.000. Perlu diketahui, mungkin kita akan bingung waktu pertama kali pakai bus TMP ini, karena jenis bus dibagi dua yaitu bus besar dan bus kecil, bedanya bus besar mengantarkan kita di jalur koridor utama dan bus kecil mengantarkan kita ke jalur-jalur percabangan, 1 tiket yang kita beli digunakan untuk 1 kali perjalanan. Akhirnya sampai juga ke tempat pertama yaitu Masjid An-Nur, masjid ini merupakan masjid terbesar di Pekanbaru, tapi sayang jamaahnya sedikit, waktu sholat isya’ jamaah tidak penuh 1 shaf.

Bandara Sultan Syarif Kasim II

Masjid Agung An-Nur

Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki mencari tempat menginap dan makan malam. Dengan konsep jalan-jalan hemat, pengeluaran juga harus ditekan serendah-rendahnya hehe, jadi kita cari penginapan yang murmer aja. Setelah berjalan kaki kurang lebih setengah jam akhirnya sampai ke Mal Pekanbaru yang masih ramai walaupun sudah pukul 21.30, beda ya sama Masjid tadi😦 disekitar mal banyak tempat makan dan penginapan, tinggal pilih saja yang sesuai kantong.

Satu malam sudah terlewati di Pekanbaru, sekarang sudah tanggal 29 Desember 2013, karena saya berencana sore sudah harus naik travel ke Bukit Tinggi maka diputuskan untuk jalan-jalan keliling Kota Pekanbaru sepagi mungkin. Dengan bermodal kaki dan bus TMP saya berkeliling kota dan ini yang didapat, gedung-gedung dengan desain arsitektur modern :

Kantor Grubernur Riau

Perpustakaan Provinsi Riau

Kantor Dinas Pendapatan Daerah

Selain gedung yang menjulang tinggi diatas, tak lupa juga saya kunjungi tempat-tempat khas Melayu Riau

Balai Adat Melayu Riau

Anjung Seni Idrus Tintin (MTQ)

Terminal Payung Sekaki

Kebetulan hari ini adalah minggu, jadi ada CFD (car free day) di Kota Pekanbaru sepanjang jalan Diponegoro dan Gajahmada. Ternyata Pak Dahlan Iskan dengan jaringan media cetaknya Riau Pos mengadakan senam sehat di CFD ini.

8

Sekitar pukul 19.00 saya berangkat menuju Bukit Tinggi dengan menaiki mobil travel, perjalanan ini memakan waktu 6 jam dengan biaya 90.000. Bagi yang ingin pergi ke Bukit Tinggi dari Pekanbaru, anda bisa gunakan mobil travel atau bus. Bus ke Bukit Tinggi bisa melalui terminal Payung Sekaki dari pukul 09.00-20.00 dengan selang waktu keberangkatan tertentu dan mobil travel bisa didapat sepanjang jalan daerah Panam, semua lokasi tersebut bisa ditempuh menggunakan bus TMP.

30 Desember 2013

Bukit Tinggi : Udara sejuk berhias gunung

Pertama kali menginjakan kaki di Bukit Tinggi badan merinding karena kedinginan, dinginnya seperti di daerah Lembang-Bandung. Sampai di kota ini pukul 01.00 langsung diantar mobil travel ke rumah teman yang tinggal di Bukit Tinggi. Setelah istirahat sejenak menghilangkan pegal-pegal dan kantuk, di pagi harinya sekitar pukul 07.00 saya langsung berkeliling Kota Bukit Tinggi dengan menggunakan angutan kota, berikut lokasi-lokasi wisata yang dikunjungi :

Ngarai Sianok

Lobang Jepang

Great Wall of Koto Gadang

Ketiga lokasi wisata diatas berada dalam satu komplek Taman Panorama Lobang Jepang dengan biaya tiket masuk 5.000, lokasi Great Wall of Koto Gadang dapat ditempuh melalui Lobang Jepang atau melalui tangga turun dari arah toko suvenir yang berada di Taman Panorama ini.

Dari Taman Panorama saya lanjutkan menuju Puncak Lawang, lokasi ini dapat ditempuh melelui angkot no 14 ke simpang jambu air (2.500), dari simpang jambu air naik mobil angkutan menuju pasar lawang (7.000) dan untuk menuju Puncak Lawang dapat menggunakan jasa ojek motor (7.500). Tempat ini sangat disarankan untuk dikunjungi, karena keindahan alamnya dan udaranya yang sejuk membuat kita rileks ditambah bonus pemandangan Danau Maninjau🙂.

Puncak Lawang

Tak lupa kita kunjungi juga lokasi wajib kalau kita di Kota Bukit Tinggi, apa itu? yaitu Jam Gadang. Disekitar Jam Gadang banyak tempat-tempat yang bisa kita sambangi seperti : Istana Bung Hatta, Rumah Kelahiran Bung Hatta dan Jembatan Limpapeh.

5

Selain banyak cerita sejarah yang melekat di Kota Bukit Tinggi, kota ini juga berhias gunung yaitu Gunung Merapi dan Singgalang,

6

31 Desember 2013

Lembah Anai – Batu Sangkar – Solok

Setelah menginap dua malam di Bukit Tinggi, saya putuskan dihari terakhir tahun 2013 untuk mengunjungi Lembah Anai, Batu Sangkar dan diakhiri dengan bermalam di Kota Solok. Menuju ke Lembah Anai bisa ditempuh menggunakan mobil angkutan dari simpang jambu air di Bukit Tinggi dengan mengambil jurusan Bukit Tinggi – Padang (10.000), dari Lembah Anai ke Batu Sangkar bisa langsung menggunakan mobil angkutan Padang-Batu Sangkar, karena pada waktu itu saya kesulitan menemukan mobil jurusan ini, jadi diputuskan untuk naik Padang-Bukit Tinggi dengan turun simpang delapan di Padang Panjang (5.000) dan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan mobil angkutan jurusan ke Batu Sangkar dari arah manapun : Padang, Bukit Tinggi dan Payakumbuh (10.000). Sampai Batu Sangkar, saya diturunkan di Terminal Piliang, dengan menggunakan ojek motor saya menuju ke Istano Basa Pagaruyung (PP 15.000). Dari Terminal Piliang ini juga saya berangkat menuju Solok dengan sajian pemandangan Danau Singkarak (12.000). Di Kota Solok saya disambut teman saya dan ikut menginap di rumahnya Alhamdulillah…

Air Terjun Lembah Anai

Istano Basa Pagaruyung

Danau Singkarak

Dengan menggunakan motor, saya dan teman saya pergi menyusuri Kota Solok dimalam hari. Malam pergantian tahun enaknya kemana ya? karena sudah seharian berjalan-jalan sebaiknya kita berendam di air panas dulu. Di Kota Solok terdapat permandian air panas yang berasal dari Gunung Talang. Setelah segar bugar, perjalanan dilanjutkan di taman pusat kota, disini ada penampilan band lokal yang menyayikan berbagai jenis aliran musik, band ini berasal dari Komunitas Pecinta Seni Kota Solok dan Sekitarnya.

KPSKSSTak terasa badan sudah sangat capek dan mengantuk, kita putuskan untuk pulang ke rumah dan tidur, lewati pergantian tahun dalam mimpi🙂

01 Januari 2014

Sawah Lunto : Kota kecil asri di lembah bukit

Memang sudah saya rencanakan untuk mengunjungi kota ini, karena ada beberapa tempat wisata yang menarik disini. Tak jauh dari Kota Solok, perjalanan kami tempuh hanya 30 menit menggunakan motor menuju Sawah Lunto. Sebenarnya ada banyak tempat yang bisa dikunjungi, akan tetapi karena keterbatasan waktu kami hanya mengunjungi dua lokasi yaitu Loebang Tambang Mbah Soero dan Museum kereta api.

Lobang Tambang Mbah Soero

Museum Kereta Api

Kenapa saya katakan kota ini asri di lembah bukit, karena memang Kota Sawah Lunto berada di lembah yang di kelilingi oleh bukit-bukit dan juga bersih kotanya.

4

Sepanjang jalan Solok-Sawah Lunto dihiasi dengan pedagang durian, karena memang sekarang sedang musim durian. Tidak tahan melihat pemandangan tersebut, saat pulang menuju Solok kami mampir sejenak ke salah satu pedangang durian dan menikmati buah nikmat ini, untuk durian ukuran kecil mereka beri harga 5.000, saya tawar 20.000 untuk 5 buah hehe. Setengah buah disantap di tkp dan sisanya kita bawa pulang.

5

Sampailah kita kembali ke Kota Solok dengan hati riang karena bawa durian🙂. Sore hari menjelang, saatnya untuk berkemas dan melanjutkan perjalanan ke Kota Padang, dengan mengendarai mobil angkutan (15.000) berangkatlah saya ke Kota Padang. Sampai di Kota Padang menjelang maghrib dan sepertinya masih ada waktu untuk menuju pantai menikmati sunset pertama kali di 2014, dengan modal berjalan kaki saya menuju Pantai Padang. Lokasinya yang berada disebelah barat, pantai ini memang cocok untuk menyaksikan sunset, akan tetapi karena waktu itu cuacanya sedikit berawan membuat sang surya ngumpet dibalik awan.

6

02 Januari 2014

Kota Padang : Memang Kota “Padang”

Dalam bahasa jawa padang artinya terang, terang yang saya maksudkan yaitu terang mataharinya alias panas hehe. Memang Kota Padang sama seperti kota-kota besar lainnya yang bersuhu tinggi seperti Jakarta, Semarang dan Surabaya. Dikota ini juga menyimpan cerita legenda Malin Kundang, jadi tidak ada salahnya kalau pagi ini kita dahulukan ke situs batu Malin Kundang. Terletak di Pantai Air manis lokasi ini dapat ditempuh menggunakan Angutan Kota arah Teluk Bayur dan disambung dengan ojek motor. Untuk menuju lokasi ini ternyata harus melewati bukit yang naik turun, sekali ojek 15.000 karena memang jaraknya yang cukup jauh.

Pantai Air Manis

Situs Batu Malin Kundang

Dari Pantai Air Manis saya lanjutkan perjalanan ke pusat kota mengunjungi beberapa tempat seperti Museum Adityawarman, Taman Budaya Sumbar, Museum Gempa, Jembatan Siti Nurbaya, Lapangan Imam Bonjol dan diakhiri dengan perjalanan menuju Bandara Minangkabau.

9

Bandara Minangkabau

Hari ini adalah hari terakhir perjalanan saya berpetualang dari Riau ke Sumatra Barat, banyak pengalaman didapat dan sekarang saatnya kita pulang melanjutkan rutinitas di Kota Bandung.

Pesan terakhir dari sponsor :

11Cerita ini menggunakan : Satuan harga IDR dan zona waktu WIB.

Foto-foto diatas merupakan koleksi pribadi bukan men-copy dari web lain. Foto diambil dari kamera HP🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s