Keluarga Asrama Mahasiswa Bumi Ganesha ITB

Berawal dari surat yang dikirim oleh ITB tentang penerimaan mahasiswa baru di bulan Agustus 2006, saya dinyatakan diterima sebagai mahasiswa baru Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral (FIKTM), dan untuk pendaftaran ulang mahasiswa baru berangkatlah saya bersama bapak ke Bandung. Bandung oh Bandung, kedua kalinya saya kekotamu setelah sebelumnya waktu masih kecil dulu sekali pernah ke kota ini menghadiri pernikahan dan sunatan saudara, sesampainya di Bandung rumah saudaralah yang dituju yaitu rumah mbak Ai di jl. Nilem, Buah batu. Selama proses pendaftaran ulang saya menumpang sementara di rumah mbak Ai. Setelah semua berkas pendaftaran selesai saatnya mencari tempat untuk tinggal di Bandung, sejak awal bapak menyarankan untuk memilih asrama, tapi asrama mana? satu info asrama  sudah didapat, saya baca dari leaflet yang disebarkan oleh seorang mahasiswa yang saya ketahui namanya adalah Samsi. “Asrama Mahasiswa Bumi Ganesaha ITB, Jl. Cisitu lama no. 35 Bandung, sewa per bulan  Rp. 64.000” begitulah outline yang saya tangkap. Wah, boleh juga ni di coba, sudah murah, dekat dengan kampus lagi (pikir saya dahulu). Telponlah saya ke nomor CP yang tertera di leaflet tersebut yang saya ketahui namanya adalah Wisnu. Kemudian berangkatlah saya beserta bapak ke asrama tersebut dan jadilah tamu disana.

Penerimaan penghuni di asrama bumi ganesha ternyata bertahap, sebelum menjadi penghuni kita dikader dahulu dengan titel “capeng” alias calon penghuni. Oke, berikut adalah nama-nama capeng yang sempet saya kenalan : Azam, Iman, Azwar, Anto, Abdul, Novel, Dodi, Dani, Heri, Muchlis, Mahyar, Falah, Salim, Fithro,  Riza, Anam, Imam, Nando, Adit, Sufi, Sandi dan Akbar. Merekalah yang tergabung dalam capeng BG06, walaupun nanti pada akhirnya tidak selengkap ini setelah jadi penghuni😦. Kaderisasi di jalani, suka duka dilalui mulai dari kumpul kaderisasi, sosialisasi, tugas2 asrama, perkenalan capeng, outbond, acara eksternal, maganger dan kegiatan2 softskill lainnya.  Oh… sungguh berartinya BG dalam mengembangkan softskill saya.

Alhamdulillah… tahun pertama sudah dilalui dan akhirnya saya diterima menjadi penghuni. Apa yang berbeda setelah saya jadi penghuni? status? pasti, bukan hanya status yang berbeda, respon dari seluruh penghuni2 senior berubah 180 drajat dari yang awalnya sangat jaim menjadi sangat ramah dan bersahabat (tradisi ini yang sudah mulai luntur di kaderisasi saat ini). Kekeluargaan sangat kental sekali saya rasakan di asrama ini, saling tolong menolong antar penghuni sangat kental sekali, kenapa saya berlebihan menggunakan kata “sangat” dan “sekali”? bukan karena saya tidak tau TTKI, tapi karena BG pantas mendapat predikat tersebut. Oke, tidak hanya kekeluargaan antar penghuni saja yang ada disini, karena dalam keluarga pasti ada orang tua, nah… di BG ini karyawan dan bibi lah orang tua kita. Karyawan yang terdiri dari koordinator, keamanan, tekisi, kasir dan kebersihan ini dihuni oleh Pak Ratman, Pak Adun, Pak Ngadiman, Pak Hasan, Pak Warno, mas Andi (mantan kasir), Pak Darsono, Pak Aji, Pak Edi, Lia (kasir sekarang) dan tiga karyawan baru. Loh.. kok ada karyawan baru? karena tiga karyawan lama (Pak Ratman, Pak Ngadiman dan Pak Warno) akan di pensiunkan, saya hanya bisa mengucapkan terimakasih kepada bapak-bapak yang akan dipensiunkan, jasamu sangatlah besar ke BG sejak saya belum dilahiran🙂. Ada juga formasi bibi yang bertugas mencuci baju-baju penghuni, formasi ini dihuni bi Tini, bi Epong, bi Ihat dan bi Ijum oh… bibi jasamu sangatlah besar, tanpamu mau pakai apa saya ke kampus (lebay). Terimakasih sekali lagi saya ucapkan kepada karyawan dan bibi semuanya yang telah mendampingi saya selama di BG, maafkan juga apabila selama ini saya pernah berbuat salah.

oh.. sempet saya lupa, dari tadi kita bahas BG tapi saya belum perkenalkan bangunannya, bagi yang penasaran seperti apa bangunan asrama bumi ganesha silahkan lihat gambar berikut, cekidot…

Apa aja fasilitas di asrama BG?

(1) Lapangan basket, (2) Listrik, air dan loundry, (3) Unit yang berisi 3 kamar, dapur, ruang tamu dan 1 kamar mandi, (4) Kasur dan lemari (5) Alat-alat olah raga : bola, voli, tenis meja, bulu tangkis, karambol, catur, kartu dan peralatan fitnes kecil2an🙂, (6) Keamanan dan kebersihan terjamin, (7) Garasi motor, (8) Toko dan tempat makan (9) dan banyak lagi…

kembali ke jalan yang benar… kita lanjutkan perjalanan saya di asrama yang amazing ini. Di tingkat dua jadilah saya sebagai kepala biro sosmas alias sosial kemasyarakatan dibawah kementrian ekternal yang dipimpin oleh Tony Widiatmoro dan di bawah kepengurusan BP yang dipimpin oleh Sjaikunnas. Sosmas bergerak dibidang sosial pastinya dan diutamakan untuk warga masyarakat sekitar asrama, adapun proker dibiro ini antara lain : bimbel gratis untuk anak2 (belum sekolah, SD, SMP bahkan sempet aja juga ada anak SMA yang pernah ikut), silaturahmi ke tokoh masyarakat sekitar Cisitu oh.. Pak Bambang pengabdianmu sebagai ketua RW10 kelurahan Dago begitu loyal dan berdedikasi, sigap dalam menangani kemacetan di jalan Cisitu ini. oh.. Pak Sukimin pengabdianmu sebagai ketua RT05 begitu tulus dalam menanggapi dan melayani wargamu, ada juga proker pemberian sembako, acara 17 agustusan, dan lain sebagainya🙂.

Tingkat tiga level kepengurusan naik menjadi mentri eksternal dibawah kepengurusan BP Heri Sutikno yang sekarang sudah menikah dengan pujaan hatinya kala dulu  SMP di Tuban (oh.. pak Heri selamat ya). Departemen eksternal membawahi dua biro yaitu biro sosmas dan RKA (relasi kampus dan alumni.

Tingkat empat keluar dari kepengurusan dan menjadi MPA (Majelis Permusyawaratan Anggota) sebagai komisi 3 BG forever, MPA di ketuai oleh Imam Fathoni Rasyid yang sekarang sedang S2. Selesai menjadi MPA lepas sudah jenjang karir saya di asrama ini, dan saya hanya bisa meminta maaf apabila amanah selama di asrama ini banyak yang terabaikan😦. Sekarang menjadi penghuni biasa yang sibuk mengerjakan tugas akhir dan alhamdulillah sudah lulus pada tanggal 21 Maret 2011 kemarin.

Kebiasaan-kebiasaan yang selalu melekat dalam jiwa para penghuni yang tidak mungkin saya lupakan yaitu : kesigapan para penghuni terhadap panggilan makanan, teriak2 dan komen2 gak jelas ketika lampu mati (ada yang bilang salah elektrolah, mesinlah dan ada yang bilang salah jurusan lingkungan??), teriak panggilan bola yang menggema setiap sore, joke2 yang sering dilontarkan para penghuni ketika sedang kumpul bareng, ramenya nikahan alumni apalagi kalo di Bandung nikahnya, dan kebiasaan iseng kalo ada cewe masuk asrama🙂. BG oh BG kenanganmu takan kulupakan.

Kegiatan2 juga banyak diselenggarakan di asrama ini, acara yang merupakan proker kepengurusan seperti, liga bola, taklim, 17-an, rapat anggota, syukuran wisuda, rujakan, nonton bareng dan banyak lagi. non kepengurusan : touring anak2 BG, main truff, CS, UNO, makan-makan dan banyak lagi. Huh… banyak lagi sebenarnya kisah-kisah di asrama bumi ganesha ini, tapi sudah terlalu panjang tulisan ini, nanti saya teruskan dalam kesempatan lain.

Akhir kata, jika saya ditanya, “apa yang yang paling berkesan kuliah di Bandung ?” maka akan saya jawab : “tinggal di asrama bumi ganesha”

Adapun tulisan lain yang bekenaan tentang BG dapat diliat pada link ini :

Metamorfosa Kamar Asrama dan Rekor Langka Bumi Ganesha

Terima kasih sudah menyimak dan mengunjungi blog ini, salam sayang dari saya untuk semuanya…

Salam,

Seiful Huda

2 responses to “Keluarga Asrama Mahasiswa Bumi Ganesha ITB

  1. mas Seiful, izin share ya, dicantumkan referensinya kok:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s